Badai Tsunami di Jepang, berdampak kepada penurunan wisatawan ke Pulau Tidung,akibat pemberitaan yang terlalu di besar-besarkan.Mengingat jarak Jepang dengan Pulau tidung cukup jauh,ombak hempasan gempapun harus melalului kepulauan indonesia timur terlebih dahulu.Kemungkinan sampai ke Pulau Tidung sangat kecil.Akibatnya banyak wisatawan di pekan pertama ini yang membatalkan rencana perjalanannya ke pulau tidung.Kedatangan wisatawan yang awalnya di perkirakan hingga 2000 wisatawan,kini tidak sampai hitungan 1000 wisatawan.
Menurut warga yang bekerja sebagai tukang masak,''sayuran dan buah yang biasanya mereka persiapkan jauh hari,dengan berbelanja ke muara angke menjadi menumpuk, jika di simpan hingga beberapa hari lagi di khawatirkan menjadi busuk,di jualpun tidak laku karna sedianya sayuran dan buah memang di siapkan untuk untuk kebutuhan para wisatawan.
Ya...dari pada busuk,di jual gak laku di kasih tetangga saja ya...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Namanya juga khawatir bang..!
BalasHapusyuh.. betapa media membesar-besarkan menjadi merugikan pebisnis wisata di pulau tidung
BalasHapusMedia emang suka melebih-lebihkan dan yang diberitakan yang jelek2 aja....nakutin gitu...
BalasHapus- hani
BalasHapusya begitulah..bagaimana dngan bali
Ayo ke: wisatamurah paket promo.Ayo ke: wisatamurah paket promo.
BalasHapus